13 November 2009
Bogor Bantu Usaha Remaja Putus Sekolah
Sabtu, 14 November 2009
BOGOR-MI: Sejumlah remaja putus sekolah yang ada di Kota Bogor mendapat bantuan alat usaha berupa alat tata boga yang nantinya bisa digunakan untuk bekerja dan berrwira usaha.
Bantuan alat kerja itu diserahkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) Kota Bogor Saeful Anwar di aula Disnakersos Jalan Merdeka, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Jumat (13/11).
"Bantuan peralatan usaha yang kami berikan itu pada dasarnya agar mereka nantinya bisa mandiri," katanya kepada tujuh orang perwakilan remaja putus sekolah itu.
Selain kepada remaja putus sekolah, bantuan juga diberikan kepada warga difabel (orang dengan kemampuan yang berbeda), yakni bantuan seperangkat mesin jahit kepada 15 orang.
Ia menjelaskan, 15 orang difabel itu berasal dari Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Tegal Gundil, Cibuluh dan Ciluer Kecamatan Bogor Utara, Kedungjaya Kecamatan Tanah Sareal, Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat, serta Bojong Kerta dan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan.
Sedangkan tujuh orang remaja putus sekolah itu berasal dari Sukasari Kecamatan Bogor Timur, Mulyaharja dan Cikaret Kecamatan Bogor Selatan, serta Cibogor Kecamatan Bogor Tengah.
Menurut Saeful Anwar, bantuan alat kerja untuk remaja putus sekolah dan warga difabel itu sudah menjadi program dari Disnakersos KOta Bogor, sebagai wujud kepedulian sosial untuk membantu mereka mendapatkan pekerjaan yang layak.
"Sehingga program ini sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk membantu mereka, sehingga nantinya dapat mandiri," katanya.
Namun, ia mengakui bahwa belum semua warga difabel yang ada di Kota Bogor mendapat perhatian, dan hal ini disebabkan anggarannya yang terbatas.
"Tetapi kami telah membuat skala prioritas dan (program bantuan) ini merupakan bagian dari skala prioritas yang telah kita lakukan," katanya.
Ia menambahkan, sebelum diberikannya alat bantuan usaha tersebut, seluruh warga difabel dan remaja putus sekolah itu diberikan pelatihan terlebih dahulu di Balai Pelatihan Loka Bina Karya, Jalan Kedongdong, Kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara selama 120 hari.
Diharapkan, dengan pemberian pelatihan dan dilengkapi peralatan usaha tersebut, mereka dapat segera menjalankan usaha guna menuju kemandirian yang diinginkan, katanya. (Ant/OL-7)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar