22/06/2009 17:02
Liputan6.com, Surabaya: Sejumlah korban penggusuran yang menempati stren atau bantaran Kali Jagir, Surabaya, Jawa Timur, Senin (22/6), mengamuk. Mereka menjadi emosional setelah DPRD Kota Surabaya gagal menggelar sidang paripurna dengan agenda interpelasi Wali Kota Bambang D.H. Sidang yang sudah dua kali ditunda ini akan dilanjutkan tiga hari lagi.
Warga marah dan membakar dua keranda bertuliskan Bambang D.H. dan Satuan Polisi Pamong Praja. Situasi tak berlangsung lama setelah aparat kepolisian setempat memadamkannya. Polisi kemudian meringkus sebagian pengunjuk rasa karena dinilai mengganggu ketertiban umum. Demonstran juga sempat menutup jalan di depan Kantor DPRD Surabaya.(AIS/ANS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar