24/06/2009
Liputan6.com, Bone: Seorang warga Tanah Batue, Bone, Sulawesi Selatan, baru-baru ini, melaporkan nasib adiknya yang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perempuan. Menurut kakaknya, Nurjannah kerap mendapat siksaan dari majikannya di Arab Saudi.
Suharni, kakak kandung Nurjannah hanya bisa menangis sembari menceritakan kondisi adiknya. Informasi terakhir, Nurjannah pernah menelepon Suharni secara sembunyi-sembunyi. Perempuan itu berangkat ke Arab Saudi sebagai pembantu rumah tangga melalui penyalur TKI PT Hosana Adi. Kini, Suharni meminta LSM membantu pemulangan adiknya ke Tanah Air.
Korban lainnya adalah Siti Hajar, warga Desa Limbangan Barat, Garut, Jawa Barat. Ia mengadu nasib ke Malaysia sejak 28 april 2006 lalu. Bukan uang yang didapat, namun siksaan demi siksaan dari sang majikan [baca: Keluarga Bersiap Sambut Kepulangan Siti].
Nasib Yeni Rahman, TKI asal Indramayu, Jabar, lebih tragis. Ia tiba dari Kuwait dengan kondisi tidak bernyawa. Keluarga tidak siap dengan kenyataan tersebut hingga menyambutnya penuh histeria [baca: TKI asal Indramayu Tewas di Kuwait].(OMI/AND)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar