24 Oktober 2009

Masih Banyak TKI Gila di Nunukan

21 Oktober 2009


Samarinda, Cybernews. Hingga kini masih banyak tenaga kerja indonesia (TKI) yang dideportasi dari Malaysia beberapa tahun lalu kemudian menjadi gila, masih berkeliaran di Kabupaten Nunukan.

TKI yang mengalami gangguan jiwa itu, berdasarkan bahasa dan logat yang digunakan, adalah mereka yang berasal dari Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). 

"Kami tidak tahu persis berapa jumlahnya, yang jelas mencapai puluhan orang," kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nunukan Supardi di Nunukan, Rabu.

Menurutnya, dalam mengatasi permasalahan itu, pihaknya telah beberapa kali melakukan tindakan, di antaranya adalah dengan terapi yang dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Samarinda. Selain itu juga telah memulangkan ke daerah asal mereka berdasarkan identitas yang diketahui.

Jumlah orang gila yang telah diterapi di RSJ Samarinda dan dipulangkan ke daerah asal masing-masing bekas TKI itu mencapai 40 orang. Namun hingga kini masih ada puluhan orang gila lagi sisanya yang masih berada di Nunukan.

"Sebenarnya kami masih ingin memulangkan atau melakukan terapi terhadap puluhan mantan TKI yang mengalami gangguan jiwa itu, namun karena kami tidak memiliki anggaran, jadinya hal itu tidak bisa kami lakukan," katanya.

Menurutnya, munculnya sejumlah orang yang mengalami gangguan jiwa itu diperkirakan sejak adanya deportasi TKI dari Malaysia tahun 2002 sampai dengan beberapaa tahun selanjutnya. Sejak itulah banyak ditemukan orang gila berkeliaran di Nunukan.

Adapun sebab mereka menjadi gila, diduga lantaran ketika di Malaysia mendapat siksaan dan dipenjara oleh petugas setempat. Ada pula sebab menjadi gila lantaran mengalami himpitan ekonomi yang membuat seseorang menjadi stres pascadeportasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar