24 Oktober 2009

TKW Indonesia Dianiaya, Pasutri Malaysia Ditahan Polisi

22/10/2009

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews

Penampungan TKI di Malaysia (AFP)
Kuala Lumpur - Lagi-lagi seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia mengalami kekerasan dari majikannya. Dia ditinggalkan di sebuah toilet dalam keadaan terikat dan dikunci selama dua malam.

Mautik Hani (36) seorang TKI asal Surabaya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, ditemukan terkunci dalam rumah majikannya. Dia ditemukan dalam keadaan tangan dan kaki terikat di dalam kamar mandi. Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (22/10/2009).

"Ketika ditemukan, dia berada di kamar mandi di belakang rumah. Mata kirinya lebam, kaki kanannya terluka parah hingga terlihat tulang, dan terdapat memar di sekujur tubuhnya," ujar Kepala kepolisian setempat Mohamad Mat Yusop.

Mohamad mengatakan, majikan Mautik, pasangan suami istri asal Malaysia, ditahan oleh kepolisian setempat. Si suami (30) yang bekerja sebagai pialang saham menyerahkan diri kepada polisi Rabu (21/10) kemarin, sedangkan si istri yang berusia 29 tahun ditangkap polisi sehari sebelumnya, pada Selasa (20/10). Keduanya dituduh telah melakukan penganiayaan terhadap pembantu rumah tangga mereka.

Menurut media setempat, Mautik ditemukan oleh pembantu baru yang menggantikannya, yang kebetulan juga berasal dari Indonesia. Si pembantu baru tersebut mencium bau busuk dari dalam kamar mandi yang terkunci. Mautik dikabarkan telah mengalami penganiayaan oleh majikannya hampir setiap hari selama 2 bulan dia bekerja di rumah tersebut.

Dikatakan Mohamad, saat ini Mautik masih menjalani perawatan di rumah sakit.

(nvc/nrl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar