Selasa, 23 Juni 2009
Menurut informasi, api berasal dari sampah kering yang dibakar dibelakang kios kelontong milik Ny Umi Agus. Api yang dengan cepat membesar, menyambar kios tersebut termasuk 15 dari 23 kios di lokasi yang berdekatan dengan rel kereta di Jalan Kusuma RT002/01, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
"Sudah sering orang membakar sampah di belakang kios kami. Kami tidak tahu siapa orang yang membakar sampah itu," ujar Wulan, pedagang warung kopi.
Kepala Dinas Perekonomian Rakyat (Dispererak) Kota Bekasi Saur Tampubolon mengaku kebakaran itu murni musibah dan bukan sabotase. "Munculnya api mungkin disebabkan puntung rokok yang dibuang warga ke tengah tumpukan sampah kering di belakang kios pedagang. Disana anginnya kencang sebab dekat dengan rel KA," katanya.
Saur menjelaskan, belasan kios milik warga ini bukan bagian dari proyek revitalisasi pasar. "Mereka (pedagang) memiliki girik tanah dan berdirinya kios tersebut bukan dibuat oleh pemerintah melainkan milik perorangan," tegasnya. (GG/OL-06)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar