| 27 Maret 2009 Sinar Harapan DENPASAR-Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menargetkan penempatan 40 persen TKI formal di luar negeri (LN) pada 2009 ini. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2008 yang hanya sekitar 36 persen. "Kita mencanangkan 2009 sebagai tahun peningkatan penempatan TKI formal," kata Kepala BNP2TKI M Jumhur Hidayat, Senin (30/3), di Kuta-Bali, pada forum International Business Meeting on Indonesia Overseas Workers. Jumhur menjelaskan, peningkatan penempatan TKI formal di LN itu akan direalisasikan melalui pengaktifan kembali mekanisme government to private. "Kami optimistis target 40 persen ini akan terealisasi dan secara bertahap mencapai 50 persen pada tahun berikutnya," tutur Jumhur. Berdasarkan data BNP2TKI, menurut Jumhur, penempatan TKI di LN pada 2008 mengalami kenaikan sekitar 7,5 persen dibandingkan tahun 2007. Pada tahun 2008, paparnya, ada sekitar 748.825 TKI yang ditempatkan di LN, sedangkan tahun 2007 sekitar 696.746. Dari jumlah itu ternyata hanya sebanyak 36 persen merupakan TKI formal. Dia menyebutkan, ada empat negara utama yang menjadi sasaran penempatan TKI formal yakni Amerika Serikat (AS), Kanada, Yordania, dan Brunei Darussalam. |
05 April 2009
Penempatan TKI Formal 40 Persen
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar