28 April 2009

Jamsostek Siapkan Rp4 Miliar Untuk Pelatihan Korban PHK


Berita Kota
Selasa, 28 April 2009

JAKARTA
Untuk pelatihan sekitar 4.000 korban pemutusan hubungan kerja (PHK) atau penganggur, Jamsostek mengalokasikan dana sekitar Rp4 miliar. Dana itu di luar anggaran yang disiapkan buat beasiswa anak peserta, bantuan kredit uang muka kepemilikan rumah, serta dana program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) lainnya.

"Tahun ini kami sudah meminta agar anggaran buat pelatihan itu ditambah, namun belum dipastikan apakah kemudian ditambah menjadi lebih dari Rp4 miliar atau tetap. Karena sampai saat ini belum ada keputusan pasti," ungkap Direktur Perencanaan Pengembangan dan Informasi (Dirembang) Jamsostek HD Suyono kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/4).

Menurut Suyono, anggaran itu tak diberikan kepada perseorangan, tapi melalui lembaga atau institusi tertentu, seperti Balai Latihan Kerja (BLK) atau beberapa tempat kursus. Yang jelas, setiap peserta pelatihan akan langsung ditempatkan bekerja. "Program ini jelas sangat membantu pemerintah untuk bisa mengurangi jumlah pengangguran atau korban PHK yang masih belum punya pekerjaan," katanya.

Ia menambahkan, untuk mendapatkan anggaran itu, setiap calon peserta pelatihan bisa mengajukan proposal ke kantor cabang Jamsostek yang ada di wilayah masing-masing. Kantor cabang kemudian berkoordinasi dengan kantor pusat untuk menentukan berapa dana yang bisa diberikan kepada setiap calon sesuai jumlah anggaran yang disediakan Jamsostek. "Tak semua permintaan itu dipenuhi semua. Kantor Pusat yang nanti akan memberikan kepastian jumlah dana yang akan diberikan ke setiap daerah, yang mengajukan bantuan dana pelatihan tersebut," tegasnya. O did

Tidak ada komentar:

Posting Komentar