497.275 Anak Putus Sekolah[YOGYAKARTA] Kepala Seksi Evaluasi dan Pelaporan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (PSMP), Depdiknas, Drs Susetyo Widiasmoro MS Ed yang berbicara pada pembekalan mahasiswa peserta KKN PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkapkan, sedikitnya 497.275 anak usia 13-15 tahun di seluruh Indonesia belum mendapat layanan pendidikan SMP/MTS, karena faktor kemiskinan, geografi dan budaya kawin muda serta tidak sekolah. Untuk itu, pemerintah melalui Depdiknas dan Depag tahun 2009 ini akan berbagi tugas melakukan penuntasan program percepatan Wajar Dikdas (Wajib Belajar Pendidikan Dasar) 9 Tahun. Menurut Susetyo, dari keseluruhan jumlah anak usia yang belum mendapat layanan pendidikan SMP/MTS, Depdiknas akan bertanggung jawab melakukan program penuntasan untuk 77 persen atau sebesar 382.902 anak melalui layanan pendidikan SMP, SMPLB, dan SMP Terbuka. Sementara sisanya 23 persen atau 114.373 anak akan dituntaskan melalui pendidikan pesantren dan MTS. Diakui Susetyo, kendala sulitnya akses Wajar Dikdas 9 Tahun juga disebabkan disparitas (ketim- pangan) fasilitas pendidikan antara kota dan kabupaten sehingga akses belajar di daerah kabupaten tersedot di daerah perkotaan. Demikian juga angka partisipasi kasar (APK) atau tingkat partisipasi penduduk secara umum di tingkat pendidikan SMP/MTS, terutama di tiga provinsi di Indonesia NTT, Papua, dan Papua Barat belum tuntas. [152] Last modified: 3/4/09 http://www.suarapembaruan.com/indeks/News/2009/04/04/index.html |
05 April 2009
497.275 Anak Putus Sekolah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar