19 Juni 2009

Serbu Pasarbaru PKL Diusir Satpol PP

Sabtu, 20 Juni 2009

Berita Kota
JAKARTA, BK
Di mana ada gula di situ ada semut. Demikian pula pedagang kakilima (PKL), selalu menyerbu tempat-tempat keramaian seperti kawasan Pasarbaru yang sedang berlangsung Festival Passer Baoe (FSB). Namun mereka langsung diusir Satpol PP, Jumat (19/6). Pedagang pun menggerutu dan harus mangkal di kejauhan.

Festival tahunan yang dibuka mulai kemarin pukul 14.00 kemarin langsung meriah. Warga di sekitar lokasi berbondong-bondong mendatanginya, ada yang mendaftar menjadi peserta lomba panjat pinang di bibir kali, lomba tangkap bebek, gebuk bantal, dan sebagainya. Namun banyak juga yang hanya untuk menonton.

Termasuk pula pendagang yang ingin mendulang rezeki. Tapi belum juga rezeki didapat, petugas Satpol PP langsung mengusirnya dengan alasan pejabat akan datang. Sambil menggerutu pedagang akhirnya pergi. Mereka hanya puas berdiri di kejauhan seraya berharap pembeli mendatanginya. Untuk masih ada yang pembeli berdatangan. "Maunya sih ke situ, habis dilarang sih," kata pedagang es cendol.

Lelaki yang mengaku bernama Amat itu menjelaskan, dirinya mengambil posisi di lokasi panjat pinang tak jauh dari Gedung Foto Antara. Tapi saat pembeli berdatangan, Satpol PP juga memintanya pergi. "Kesal sih, tapi mau bagaimana lagi, ya disini aja," tambah Amat.

Pengakuan serupa juga diungkap Nasri, pedagang somai bersepeda saat seorang pembeli di tengah kemeriahan meneriakinya untuk mendekat, karena yang dipanggil tak juga datang, embeli akhirnya mendatangi tempat mangkal Nasri. "Maaf ya, kita nggak boleh ke sana," ujarnya saat pembeli datang.

Walau kemeriahan telah mulai pukul 14.00, FPB baru dibuka Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pukul 19.00. Perhelatan yang dimaksudkan untuk memromosikan Pasarbaru ini akan ditutup Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni, Minggu (21/6). O amh
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar