27 Mei 2009

TKW Kediri Tewas Dibantai di Malaysia

Kamis, 28 Mei 2009

Surya Online

Kediri - Surya-Danimiasih, 16, remaja lulusan SMP asal Dusun Batuasih, Desa Batuaji, Ringinrejo, Kabupaten Kediri, yang dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Perak, Malaysia, tewas dibantai perampok.


Dani dihujani parang saat memergoki empat perampok menyatroni rumah majikannya. Setelah membantai TKW asal Kediri ini, kawanan perampok itu semakin kalap karena harta yang dirampok tak sesuai harapan.


Sabetan parang juga menewaskan majikan Dani besama anak balitanya yang masih berusia 4,5 tahun. Perampokan tersebut terjadi pada Rabu (20/5) petang. Jenazah 'pahlawan devisa' ini baru tiba di rumah duka Rabu (27/5) dini hari.


Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan TKW Marni, 43, dan Untung, 45, ini kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Batuaji. Namun keluarga melarang media meliput prosesi pemakaman ini. Keluarga semakin tak bersahabat saat Surya berusaha mendatangi rumah korban.


"Jangan memotret-motret. Lebih baik pergi dari rumah kami," usir Puji Lestari, 21, kakak korban. Sebelumnya, orangtua korban juga langsung menutup pintu pascapemakaman Dani.


Tetangga korban menyadari kondisi tersebut. Apalagi Marmi shock berat. Ibu kandung Dani ini baru pulang Sabtu (23/5). Seminggu setelah kejadian jenazah baru bisa dipulangkan. Sebab, keberangkatan Dani ke Malaysia tidak dilengkapi paspor, visa, dan dokumen penting lainnya.


"Keterlambatan pemulangan jenazah karena mengurus di rumah sakit Malaysia lama. Hari Rabu peristiwanya terjadi, hari Jumat urusan baru tuntas. Giliran di kedutaan sudah tutup, hingga menunggu sampai Senin. Sampai akhirnya Selasa (26/5) malam baru dipulangkan," terang kerabat Dani yang enggan namanya dikorankan.


Menurut kerabat yang lain yang ikut memulangkan jenazah ini, peristiwa itu terjadi setelah majikan laki-laki Dani mengambil uang 5.000 ringgit dari bank untuk mengurus paspor dan visa untuk Dani. Sang majikan ini membawa 4.300 ringgit. Sisanya yang 700 ringgit ditinggal untuk keperluan rumah.


Sesaat setelah kepergian majikan laki-laki, perampok langsung beraksi. Karena tidak percaya dengan uang yang hanya 700 ringgit, kawanan perampok ini membantai Dani dan sekeluarga yang ada di rumah saat itu. k2


Tidak ada komentar:

Posting Komentar