26 Mei 2009

Indonesia Sudah Lama Condong Ke Arah Neoliberalisme

Indonesia Sudah Lama Condong Ke Arah Neoliberalisme

Sel, Mei 26, 2009

Ekonomi

Medan ( Berita ) : Kebijakan ekonomi di Indonesia sudah lama condong ke arah neoliberalisme, antaral lain dengan adanya kebijakan privatisasi, pengurangan subsidi dan liberalisasi perdagangan.

"Semakin kelihatan paham ekonomi neoliberal-nya karena fungsi-fungsi pemerintah sangat lemah, termasuk dalam penegakan hukum serta penyedian barang-barang publik seperti infrastruktur yang tidak berjalan baik," kata pengamat ekonomi John Tafbu Ritonga di Medan, Senin [25/05] .

Dia memberi contoh dalam hal investasi, dimana paham ekonomi neoliberal menuntut liberalisasi dan pemerintah sudah melakukannya sejak lama.

Tapi, karena pemerintah tidak membuat iklim investasi yang efisien, maka para pemodal atau kapitalis menjadi semakin serakah.

"Karena peraturan yang tidak bagus dan pelaksanaannya yang tidak becus itulah yang pada akhirnya mengakibatkan yang besar-besar menjadi predator bagi yang kecil-kecil," kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) itu.

Menurut dia, fakta itu terlihat dari berkurangnya jumlah usaha di Indonesia dari 16,4 juta pada tahun 1996 menjadi tinggal 12,8 juta pada tahun 2006. Yang bertambah justru pedagang kaki lima yang kini disebut UMKM, dengan jumlah mencapai hampir 10 juta.

"Untuk menekan semakin bertambahnya jumlah rakyat yang melarat, pemerintah seharusnya menjalankan fungsinya seperti yang dilakukan pemerintah AS dan negara-negara di Eropa, yang berhasil memajukan perekonomiannya," katanya. Kalau masih saja "memble" seperti selama ini, maka rakyat dipastikan masih akan terus melarat, ujar John Tafbu Ritonga. (ant )

Comments are closed.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar