19 Juni 2009

Geruduk Graha Pena, Warga Stren Kali Bakar Koran Jawa Pos

Kamis, 18/06/2009
Detik news

Surabaya
- Seratusan warga stren kali yang menjadi korban penggusuran geruduk gedung Graha Pena yang ada di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Mereka menuntut koran Jawa Pos bertanggung jawab atas pemberitaan tentang penggusuran selama ini.

Warga yang datang dengan membawa truk ini membakar koran Jawa Pos sebagai simbol kekecewaan berita yang dianggap tidak seimbang, di depan pintu masuk.

"Pemimpin Jawa Pos harus bertanggung jawab. Karena selama ini berita-berita Jawa Pos tidak mendukung warga stren kali," teriak salah satu orator saat di atas pick up, Kamis (18/6/2009).

Mereka mengharapkan pemerintah Kota Surabaya memperhatikan nasib warga stren kali yang sudah digusur. Dan meminta agar pemerintah tidak asal menggusur warga.

Salah satu anggota Solidaritas Rakyat Anti Penggusuran (SARAP), Afif mengaku sebagai media, Jawa Pos harus independen memberitakan secara seimbang, adil dan tahu diri.

"Ada apa dengan Jawa Pos, apa mau jadi antek-antek Jawa Pos sehingga menghilangkan jurnalistik. Kalau mau jadi media yang benar dan independen haerus adil dan seimbang pemberitaannya. Dan bukan hanya mencari berita dari sumber pemkot saja," ujar Afif saat berorasi di depan massa.

Afif mengaku warga stren kali selama ini tidak pernah diwawancara wartawan Jawa Pos. Saat ditanya, warga serempak menjawab: "Tidak".

Dalam aksi ini , warga stren kali terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak terlihat duduk dan sebagian melakukan aksi bakar koran Jawa Pos. Sementara puluhan polisi Polres Surabaya Selatan dan satpam terlihat berjaga.(fat/fat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar