| 03/08/2009 20:08 wib - Ekonomi Aktual Tingkat Pengangguran Ditekan Hingga 8%
Jakarta, CyberNews. Pemerintah memperkirakan dengan laju perekonomian 5% pada tahun 2010 akan menekan tingkat pengangguran ke level 8%.
Menteri Keuangan sekaligus Plt Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati optimistis jika laju perekonomian 2010 mencapai 5%, akan terdapat lapangan kerja baru sebanyak 1,87 juta tenaga kerja. Menurutnya, semua itu sudah memperhitungkan penciptaan lapangan kerja baru bagi para pengangguran saat ini ditambah dengan angkatan kerja baru yang akan muncul di 2010.
"Dari pertumbuhan ekonomi 5% di 2010 akan mampu menyediakan penciptaan lapangan kerja bagi pengangguran yang telah ada dan juga untuk tambahan angkatan kerja baru di 2010," jelasnya saat Jumpa pers bersama Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta dan Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution di Jakarta, Senin (3/8).
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta menambahkan, jumlah pengangguran saat ini sebanyak 9,26 juta orang atau 8,14%. Sementara, angkatan kerja baru di tahun 2010 diperkirakan ada 1,7 juta orang.
Paskah meyakini lapangan kerja yang dapat tercipta dari pertumbuhan ekonomi 5% adalah sebanyak 1,87 juta lapangan kerja. "Sehingga kalau dibandingkan dengan tambahan angkatan kerja baru dan lapangan kerja yang tersedia masih ada surplus 170 ribu lapangan kerja untuk tekan angka pengangguran dari 8,14% di 2009 menjadi 8% di 2010," jelasnya.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato penyampaian RAPBN 2010 dan nota keuangan diRapat Paripurna DPR mengatakan pada 2010 pemerintah fokus pada upaya pemulihan ekonomi yang salah satunya didukung oleh pembangunan pertanian, infrastruktur, dan energi, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 61,2 triliun.
Diharapkan, upaya itu mampu menghasilkan banyak hal positif bagi perekonomian Tanah Air.
"Pertama, tercapainya laju pertumbuhan ekonomi setidaknya 5%. Kedua, meningkatnya investasi dalam bentuk pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 8,5%. Ketiga, menurunnya tingkat pengangguran terbuka menjadi 8% dari angkatan kerja," paparnya.
SBY juga mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 37 triliun untuk Pemeliharaan Kesejahteraan Rakyat, serta Penataan Kelembagaan dan Pelaksanaan Sistem Perlindungan Sosial.
"Sasaran yang hendak dicapai dari prioritas tersebut adalah menurunkan angka kemiskinan menjadi 12-13,5% di 2010," kata dia. (Kartika Runiasari /CN13) |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar