05 Agustus 2009

Perusahaan Penyalur TKI Masih Tunggu Kepastian

Vivi Waluyo dan Edison Simarmata

05/08/2009
Liputan6.com, Jakarta: PT Avida Aviaduta, perusahaan yang memberangkatkan Halimah, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang meninggal di kolong jembatan di Jeddah, Arab Saudi, 3 Agustus silam, masih menunggu kepastian dari perwakilan Indonesia di Jeddah. Pasalnya, dalam dokumen yang tersimpan di PT Avida Aviaduta tertulis Halimah binti Kohar Ana, kelahiran Cianjur, Jawa Barat. Menurut Ridho Hasan, Direktur PT PT Avida Aviaduta, Rabu (5/8), perusahaan telah dikabari Kepala Bidang Ketenagakerjaan Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Jeddah lewat telepon bahwa yang meninggal bernama Halimah binti Yartin.

Beberapa hari sebelum meninggal, Halimah yang sudah dua bulan tinggal di kolong jembatan berharap melalui SCTV bisa pulang ke Tanah Air. Orangtua Halimah, Kohar, membenarkah bahwa wajah yang muncul di layar SCTV adalah anaknya. Sementara itu, Konjen RI di Jeddah, Gatot Abdullah Mansyur, mengaku butuh waktu untuk identifikasi sebelum memulangkan jenazah Halimah [baca: Keluarga Harap Jenazah Halimah Dibawa Pulang]. Simak selengkapnya dalam video berita ini.(IAN/AND)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar