23 Juli 2009

Ribuan Anak "Kuasai" Jalanan Medan

23/07/2009 10:18 wib - Nasional Aktual
Ribuan Anak "Kuasai" Jalanan Medan

Medan, CyberNews. Ribuan anak taman kanak-kanak (TK) "menguasai" jalan menuju Lapangan Merdeka Medan dalam kegiatan pawai memperingati Hari Anak Nasional, Kamis mengakibatkan arus lalu lintas menuju kawasan itu macet.

Kemacetan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB saat dimulai pawai dengan jalan kaki dari Lapangan Benteng menuju Lapangan Merdeka berjarak satu kilometer.

Antrian panjang kendaraan tampak di sejumlah ruas jalan menuju Lapangan Merdeka, yaitu di Jalan Guru Patimpus, S Parman, Jalan Raden Saleh dan Jalan HM Yamin Lubis.

Polisi lalu lintas dibantu petugas dari satuan lainnya tampak sibuk mengatur arus kendaraan.

Pawai yang berlangsung pada jam sibuk itu membuat suasana jalan di Medan kian semrawut karena pengguna kendaraan yang terjebak macet berusaha saling mendahului.

Eva yang terjebak macet di Jalan Guru Patimpus sempat kesal karena terlambat masuk kantor. Tapi saat tahu penyebab kemacetan adalah anak-anak, dia justru senang. "Inikan hari kemerdekaan anak-anak," katanya sambil tertawa.

Hal serupa juga diungkapkan Ainun yang juga terjebak kemacetan saat melintas dari Jalan S Parman menuju Raden Saleh. Meski terlambat masuk kantor, tapi dia senang melihat anak-anak yang berjalan dengan mengenakan aneka pakaian adat sampai seragam militer. "Lucu melihat anak-anak jalan sambil bernyanyi," katanya.

Dalam aksi pawai itu, anak-anak berjalan kaki ditemani para guru dan orangtua. Meski keringat bercucuran karena harus jalan kaki, namun wajah mereka terlihat ceria.

Orangtua yang menemani anaknya ikut pawai, M Yusuf Nasution mengungkapkan, sengaja mengambil liburan untuk menemani anaknya mengikuti pawai jalan kaki. "Inikan Hari Anak Nasional, biarlah sehari ini ikut menemani anak," katanya.

Anaknya bersekolah di TK Permata Labuhan Deli mengikuti pawai bersama teman-temannya satu sekolah. Di Hari Anak Nasional ini dia berharap pemerintah lebih memberi perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan anak.

(Ant /CN13)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar