29 Juli 2009

Rebutan Lahan Jualan, PKL Saling Celurit

News

Rebutan Lahan Jualan, PKL Saling Celurit

Selasa, 28 Juli 2009 - 02:27 wib
text TEXT SIZE :  
Share

BANGKALAN - Nasib sial menimpa Yudi (35), warga Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang Bangkalan. Gara-gara rebutan lahan untuk jualan Pedagang Kaki Lima (PKL), di sepanjang akses tol Suramadu, dia dicelurit hingga luka parah oleh sesama teman PKL.

Yudi menderita luka serius di bagian tubuh, di antaranya perut, tangan dan lengan karena tersabet celurit. Kini, korban menjalani proses perawatan medis di RSU dr Soetomo Surabaya.

Pelaku yang nekad membacok Yudi diketahui bernama Rubai (30), warga Desa Kebun, Kecamatan Kamal. Pelaku yang sempat melarikan diri, kini diamankan oleh Polsek Sukolilo untuk proses penyidikan. Berikut barang bukti berupa celurit.

Dari informasi yang diperoleh, insiden tersebut bermula dari cek-cok mulut dari kedua istri korban dan pelaku, yang sama-sama berjualan di akses tol Suramadu. Merasa tersinggung, istri pelaku melaporkan kejadian tersebut dan mengaku telah dicaci maki oleh pasutri tersebut.

Merasa tersinggung dan terhina, Rubai mendatangi rumah korban dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Selang beberapa menit setelah menanyakan duduk perkara yang sebenarnya, Rubai langsung naik pitam dan dengan membabi buta membacok korban.

"Korban berkali-kali kena bacok hingga akhirnya tersungkur," ungkap Mat Sani (40), warga setempat.

Kejadian tersebut, dibenarkan oleh Kapolsek Sukolilo, AKP Sutadji. Sayang, Sutadji enggan berkomentar lebih lanjut mengenai kasus tersebut, sebaliknya berdalih masih dalam proses penyidikan. "Nanti aja dulu, ini masih dalam proses penyidikan," katanya singkat. (Subairi/Koran SI/kem)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar