03 November 2009

Warga Cakung Serbu Warung Remang-remang

Minggu, 1 November 2009

JAKARTA, KOMPAS.com - Merasa kesal karena terganggu dengan suara musik keras setiap malam, warga nekat menyerbu tiga warung remang-remang di kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), Minggu (1/11) dini hari tadi.

Warga datang bersama aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta oleh kepolisian setempat. Wajar jika warga marah. Sebab, keberadaan warung remang-remang itu sangat mengganggu, ditambah lagi dengan adanya wanita penghibur yang kerap hadir di lokasi.

"Warung remang-remang ini sangat mengganggu. Setiap malam suara musik keras terdengar di sini, ditambah lagi dengan banyaknya wanita nakal yang mangkal di sini. Makanya, kami laporkan semua ini ke pihak terkait demi kenyamanan warga," tutur Juntak, salah seorang warga Pulogebang.

Tiga warung remang-remang yang berada di Jalan Komarudin itu, berdiri di atas lahan garapan rumah susun Seruni, Pulogebang. Keberadaan warung itu sebenarnya sudah berulang kali diperingati warga setempat. Tapi tak pernah digubris.

Setelah berulang kali tak ditanggapi, warga pun bersama-sama melaporkannya ke pihak kecamatan dan meminta agar segera dilakukan penertiban di lokasi itu.

"Kesabaran kami sudah habis, apalagi pemandangannya juga tidak baik untuk warga, terutama anak-anak di bawah umur. Yang paling penting, kami hanya ingin bisa hidup nyaman, tidak terganggu oleh suara-suara berisik setiap malam," tambahnya.

Menanggapi hal itu, Kasi Satpol PP Kecamatan Cakung, Rahmat Effendi Lubis menegaskan pihaknya hanya melakukan pengamanan agar tidak terjadi tindak anarkis antara warga dengan pemilik warung remang-remang serta orang-orang yang ada di dalamnya.

Apalagi warga melaporkan kalau pemilik warung remang-remang tak pernah menanggapi protes warga. "Warga meminta agar jam operasi di kawasan itu tidak boleh melewati pukul 22.00. Tapi hal itu tidak ditanggapi. Karena itu, warga melampiaskannya dengan menyerbu warung remang-remang itu bersama-sama," katanya.

Lubis menambahkan, pihak kecamatan akan segera melakukan koordinasi dengan tingkat Wali Kota Jaktim untuk kelanjutan keberadaan warung remang-remang di Jalan Komarudin yang merupakan lahan garapan Rusun Seruni, Pulogebang itu.

"Pihak kecamatan akan segera berkoordinasi. Karena sejatinya untuk lakukan penertiban di kawasan itu merupakan wewenang dari tingkat walikota," pungkasnya.


Editor: hertanto

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar