By Republika Newsroom
Rabu, 11 Februari 2009 pukul 04:16:00
Rabu, 11 Februari 2009 pukul 04:16:00
Dari pantauan Republika, rekruitmen tenaga kerja khusus untuk pria ini dibuka sejak pukul 10.00 WIB, yang dilakukan oleh PT Waskita Karya, sebagai pihak penyelenggara.
Mediator PT Waskita Karya, Sardi Ansari, mengatakan, pihaknya membutuhkan TKI sebanyak 400 orang, untuk menjadi buruh bangunan di Dubai. Adapun proses rekrutmennya, pihak Waskita hanya berkoordinasi dengan Disnaker dan Dinas PU Jawa Barat dan pemerintahan desa setempat.
''Rekrutmen hari ini, merupakan tahap seleksi gelombang terakhir. Karena, sebulan yang lalu kita sudah merekrut calon TKI pada gelombang pertama dan kedua,'' kata Ansari, kepada Republika, Selasa (10/2).
Dikatakan, proses rekrutmen calon TKI ini, dilakukan di seluruh kabupaten di Jawa Barat. Tapi, kata dia, untuk Purwakarta perekrutannya paling terakhir.
Rencananya, kata Ansari, 400 orang ini akan diberangkatkan pada bulan ini sampai Maret. Mereka dipilih berdasarkan tiga klasifikasi, yaitu, mandor dengan upah sebesar 1.100 Dirham, tukang memperoleh upah 900 Dirham, dan kenek diberi upah 700 Dirham.
Diakui Ansari, para pekerja yang lolos seleksi, tak akan dipungut biaya apapun. ''Tapi, bila setibanya di Dubai ada hal yang tak diinginkan, pihak Waskita akan bertanggungjawab 100 persen. Perusahaan kontraktor asal Cawang Jaktim ini, merupakan perusahaan BUMN. Jadi, kita tak akan menjerumuskan warga,'' ujarnya menjelaskan.
Disebutkan Ansari, pada gelombang ke tiga ini, warga yang mendaftar sebanyak 300 orang. Tapi, yang datang untuk registrasi sebanyak 240 orang. Sedangkan pada gelombang pertama, yang daftar hanya 97 orang, yang lolos seleksi 60 orang. Gelombang kedua, warga yang daftar 205 orang. ''Hasilnya, akan diumumkan bersamaan dengan hasil seleksi sekarang,'' paparnya menjelaskan.
Sementara itu, Kepala Desa Cilegong, Usup Supriatna, mengaku, pihaknya hanya menyediakan tempat untuk proses rekrutmen. Terkait dengan perizinan ketenagakerjaan, itu mutlak tanggungjawab PT Waskita Karya.
''Kita sangat mendukung dengan upaya PT Waskita ini. Karena, sebagian besar kepala keluarga (KK) di Cilegong ini, merupakan pengangguran. Jadi, dengan adanya tawaran ini sangat disambut baik,'' kata Usup.
Dia menegaskan, bila warganya ada yang mengalami kecelakaan kerja saat di Dubai, pihaknya akan meminta pertanggujawaban PT Waskita Karya, melalui penanggungjawab di desanya.- win/ah
Link: http://www.republika.co.id/berita/30775/Ratusan_Warga_Purwakarta_Daftar_Jadi_TKI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar