Rabu, 18 Maret 2009
TEMPO Interaktif, Malang: Jumlah pengiriman TKI asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 2009 diperkirakan merosot. Penyebabnya, biaya untuk keberangkatan ke luar negeri semakin mahal. Setiap calon TKI harus menyediakan dana Rp 6,5 juta. Selain itu, resiko ancaman kekerasan juga semakin tinggi.
"Banyak TKI maupun TKW yang takut kembali karena mengalami kekerasan dan upahnya tidak dibayarkan," kata Tedy Wiryawan, Rabu (18/3).
Kini, perempuan Malang memilih menjadi buruh pabrik rokok. Apalagi, upah yang diterima cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Sementara resiko kerja lebih rendah, serta mereka bisa melakukan kerja domestik sebagai ibu rumah tangga.
Selain itu, penurunan jumlah TKI juga disebabkan banyaknya perusahaan tujuan TKI yang pailit sehingga melakukan mengurangi pekerja asal luar negeri.
Pada 2007, TKI yang berangkat dari Kabupaten Malang sebanyak 4.529 orang, sedangkan 2008 naik menjadi 5.584 orang. Sementara kiriman uang TKI pada 2007 sebanyak Rp 107 milyar sedangkan 2008 sebanyak Rp 95,08 milyar.
EKO WIDIANTO
Tidak ada komentar:
Posting Komentar