15 Maret 2009

7 Bayi Dibuang Selama Februari, Kemiskinan Jadi Penyebab

Rabu, 25/02/2009

E Mei Amelia R - detikNews

Jakarta - Bayi mungil dicinta, tapi juga kadang dibuang. Polda Metro Jaya mencatat, sedikitnya 7 kasus pembuangan bayi terjadi pada bulan Februari 2009.

Kasus terakhir, bayi perempuan yang telah jadi mayat ditemukan di toilet wanita lantai 2 Mega Mall Bekasi pada Minggu (8/2/2009). Bayi tersebut ditemukan petugas kebersihan dalam keadaan masih berlumuran darah.

Kriminolog Adrianus Meliala menilai hal ini bukan hanya sebagai masalah kriminalitas saja, namun juga sebagai masalah sosial. Kemiskinan menjadi faktor utama dalam kasus pembuangan bayi ini.

"Ini satu kasus yang terus menerus terjadi. Ini merupakan infanticide yakni satu fenomena yang berkorelasi dengan kemiskinan," ujar Adrianus dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (25/2/2009).

Adrianus menjelaskan, seorang ibu cenderung akan membuang bayinya manakala dia terbentur masalah ekonomi. Kurangnya persiapan seorang ibu untuk melahirkan anaknya juga menjadikan pembuangan bayi sebagai jalan keluar permasalahan.

"Dia berpikir daripada anak yang dilahirkan menjadi miskin dan bodoh, maka dia lebih memilih membuang bayinya itu," ujar akademisi UI ini.

Pada kasus ini, seringkala sang ibu dihadapkan pada situasi ganda. Satu sisi, dia menjadi korban pemerkosaan dan sisi lain, dia juga menjadi pelaku kejahatan.

"Bayi itu sendiri kan sudah jadi manusia. Dengan membuang bayinya, apabila sampai meninggal, maka dia dikenakan pasal pembunuhan. Tadinya dia berpikir dengan membuang bayinya akan selesai permasalahannya. Tapi dengan cara itu dia terbelit masalah baru," urainya.

Adrianus mengatakan, kurangnya penyuluhan hukum dan sosialisai terhadap masyarakat juga menjadi faktor lain pembuangan bayi ini. Menurutnya, menitipkan bayi di panti asuhan akan lebih baik bagi masa depan bayi daripada membuangnya.

(mei/nrl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar