17 Maret 2009

350 TKI di PHK Carrefour Malaysia

Sel, Mar 17, 2009


Berita Sore


Malaysia (Berita): Sedikitnya 350 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di PHK oleh managemen Carrefour Malaysia menyusul krisis keuangan global. Selain TKI, buruh migran asal Banglades juga di PHK sebanyak 150 orang.


"Dengan berat hati, kita terpaksa mem-PHK tenaga kerja karena krisis," tegas Direktur Carrefour Malaysia, Shafie Shamsuddin, Senin [16/03] di Malaysia sebagaimana dituturkan Ketua Buruh Migran Malaysia, Alex Ongky melalui email kepada Harian Berita Sore. "Selama tiga tahun ini kami mengutamakan tenaga kerja lokal. Mereka itu jumlahnya sekitar 600 orang," ujarnya ketika launching the "Stretch Your Ringgit" di Petaling Jaya.


Dikatakan, hingga kini pihaknya telah membuka 17 outlets dan mempekerjakan 4.000 tenaga kerja. Namun sejalan dengan krisi keuangan global, pihaknya pun harus mem-PHK  TKI dan buruh migrannya lainnya demi menjaga agar perusahaan perkulakan itu tetap survife.


Shafie mengakui, di negara manapun akan merasakan dampak krisis tersebut. Artinya pertumbuhan dunia usaha tersendat bila pemerintah tidak mensuport melalui paket stimulus.


Safie juga menjelaskan bahwa Carrefour yang bekerja sama dengan pengusaha Malaysia telah mengimvestasikan modalnya sebesar RM15 juta dolar AS dengan menjual 45 jenis produk bergaransi dan ratusan item produk lainnya. Namun dia mengatakan bahwa pihaknya sangat selektif terhadap produk-produk yang akan dijual kepada publik  supaya produk kadaluarsa dan bermelamin tidak masuk.


"Kami sangat selektif terhadap produk yang dijual di etalase. Artinya harus sehat dikonsumsi dan sesuai dengan kebutuhan konsumen," imbuhnya. (Olo)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar