KUALA LUMPUR, KOMPAS.com — Dua dari tiga tenaga kerja Indonesia (TKI) ditemukan tewas setelah tertabrak kereta api KTM (Kereta Api Malaysia) yang sedang melintas antara Stasiun Kepong-Segambut di negara bagian Selangor, Rabu (11/3) sekitar pukul 06.00. Sementara itu, korban lainnya, seorang wanita, kedua kakinya putus.
Kepala Polisi Sentul Kuala Lumpur Zakaria Pagan menjelaskan, ketiga TKI itu melintasi jalur kereta api di sekitar kawasan perumahan dan tidak menduga akan ada kereta api yang lewat.
Tiba-tiba meluncur Expresa Langkawi dalam perjalanan dari Padang Besar menuju Johor Bahru.
Tubuh korban terpental beberapa meter dengan keadaan hancur, sementara korban wanita ditemukan terpisah dengan kedua kakinya putus akibat tergilas kereta api. Polisi yang datang ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari petugas kereta api tidak menemukan identitas mereka, namun korban wanita mengaku WNI.
Kedua mayat TKI laki-laki itu kemudian dibawa ke rumah sakit Kuala Lumpur untuk diotopsi dan korban wanita dibawa ke rumah sakit Selayang. Kepala Satgas Pelayanan dan Perlindungan WNI Amirudin ketika dikonfirmasi sedang berada di Perak dan mengaku belum mengetahui kejadian ini, tapi akan segera meminta stafnya untuk menemui rekan korban.
ONO
Sumber : Ant
Tidak ada komentar:
Posting Komentar