Jum'at, 13 Maret 2009
Yudis Thea Marga Tuasamu - Okezone
JAKARTA - Konsuler Jenderal RI di Johar Baru telah menemui Brigadir Zam, salah satu dari tujuh warga negara Indonesia yang tertembak akibat diduga memasuki Perairan Tanjung Sedili, Kota Tinggi, Johor, Malaysia secara ilegal.
"WNI yang tertembak kini dirawat di rumah sakit di Malaysia. Kami masih menunggu proses penyelidikan pihak kepolisian Malaysia," ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah di Ruang Palapa, Deplu, Jakarta, Jumat (13/3/2009).
Ketujuh WNI tersebut, yang diduda hendak merompak kapal di perairan Malaysia dengan menggunakan speedboat, ditangkap Polisi Diraja Malaysia pada 16 Februari 2009, sekira pukul 03.30 waktu setempat. Selain Zam, keenam WNI tersebut adalah LL, AD, KR, AD, HS, dan SH.
Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Abubakar Nataprawira, terdapat delapan awak dalam speedboat tersebut. "Tapi ketika dikejar hendak ditangkap, satu orang nyemplung ke laut, belum ketemu," ujar Abubakar.(ram) (uky)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar