17 Maret 2009

Kikis Tanggul Banjirkanal, PKL Ditutup

19/02/2009


Semarang, CyberNews. Karena mengikis badan tanggul Banjirkanal Timur, sebuah bengkel di lapak PKL Jalan Barito ditutup paksa Satpol PP, Kamis (19/2). Pengikisan itu mengakibatkan tanggul rawan jebol dan air kali membeludak.

Kabid Operasional dan Trantib Satpol PP Kota Semarang, Sumarjo mengatakan, pemilik sudah diberi peringatan untuk membongkar sendiri bangunan bengkel. Namun tidak ada iktikad baik pemilik bengkel untuk menindaklanjutinya.

''Sementara kami menutup paksa dengan memasang pita kuning Satpol PP line,'' katanya.

Banjirkanal Timur merupakan salah satu drainase pengendali banjir utama Kota Semarang. Tindakan pengikisan bengkel itu diketahui dari derasnya air kali yang keluar dari bengkel saat banjir besar awal Februari lalu.

Hal itu menandakan air kali dalam kondisi elevasi tinggi mampu merembes bahkan mengalir deras. Apabila dibiarkan maka bencana banjir akan mengancam pemukiman sekitar.

Tindakan penutupan bengkel ini juga akan dilakukan PKL lain bila terbukti melakukan pengikisan tanggul.

Disayangkan, dalam penutupan bengkel itu, pemiliknya tidak berada di tempat sehingga tidak bisa ditemui.  Pihak kelurahan dan kecamatan sudah memberikan peringatan namun tidak ada tanggapan.   

''Kami masih menunggu agar pemiliknya melakukan pembongkaran sendiri hingga satu minggu ke depan,'' katanya.   

Sumarjo menambahkan pihaknya akan terus melakukan pemantauan. Apabila pemberian waktu toleransi seminggu ke depan masih belum ada tanggapan pemilik, maka Pemkot akan melakukan pembongkaran.     

Kepala Dinas PSDA dan ESDM Kota Semarang, Fauzi mengatakan, keberadaan tanggul merupakan pengaman saat elevasi air meninggi. Bila ternyata tanggul kali didodosi maka menjadikan tanggul mudah jebol.

''Adanya tanggul yang didodosi itu diketahui warga setelah adanya aliran deras air dari bengkel yang menempel tanggul. Kalau tidak ada air yang keluar dari bengkel, tidak akan diketahui bila tanggul telah didodosi,'' katanya.

(Moh Anhar /CN09)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar